WHAT'S NEW?
Loading...

Merkaartor

A visually pleasing but performant editing environment for free geographical data

The Merkaartor was designed to be an openstreetmap mapping program. Merkaartor focuses on providing a visually pleasing but performant editing environment for free geographical data.
Here are some key features of "Merkaartor":

· Support for KML import
· Support for ESRI Shapefile import
· A new background image layer with a basic SHP map of the world
· Improved Geotagging pictures support
· A "Style" dock
· Readonly layers
· A native SVG renderer to export your custom maps
· A custom QT style
· A "one-mouse-button" interaction preference

Martis Lite GPS

Create and edit GPS vector maps

The Martis application was designed to be is a software program that lets you create and edit GPS vector maps visually with the focus on Garmin devices and maps.

A special attention was given ease of use. If you ever worked with a vector graphics program you'll be familiar with creating Maps in a minimum of time. You just have to draw some lines and points. However, the creation of GPS maps is not a trivial task and it takes a lot of time to create a good map even for a small area.

With Martis you can:

Dr.WEB CureIt!

Dr.WEB CureIt!
Menjengkelkan mungkin kata itulah yang paling tepat saat komputer kita terserang virus. Jangan takut secanggih apapun virus nya pasti ada obatnya, perkenalkan antivirus Dr.WEB CureIt! antivirus ini sudah kami coba dan memang terbukti bisa menyembuhkan (bukan menghapus) file yang terinfeksi, sebagai contoh kasus disini komputer kami diserang Win.32.Virut.A atau Win.Virut.5 , antivirus ini dengan mudah mengenalinya dan memulihkannya kembali seperti sedia kala.

berikut kemampuany antivirus ini secara lengkapnya dapat mengenali :

Quantum GIS 1.6.0 'Copiapo' the best Freeware GIS Software

Whats new in Version 1.6.0 'CapiapĆ³'

Please note that this is a release in our 'cutting edge' release series. As such it contains new features and extends the programmatic interface over QGIS 1.0.x and QGIS 1.5.0. We recommend that you use this version over previous releases.
This release includes over 177 bug fixes and many new features and enhancements. Once again it is impossible to document everything here that has changed so we will just provide a bullet list of key new features here.

Verve - New non-Windows OS from Microsoft

Verve is the latest non-Windows operating system for which Microsoft has shared details with the world via the “Safe to the Last Instruction: Automated Verification of a Type-Safe Operating System” whitepaper.
Still just a prototype from Microsoft Research, Verve is designed as an operating system and run-time system that the software giant has focused on ensuring that both type and memory are secure.

According to the Redmond company, Verve is a spin-off of another non-Windows operating system that users might already be familiar with: Singularity.

The Singularity platform project, an OS written in managed code used for research purposes, has inspired new platforms such as Verve, and also Midori, on which there are very little details available.

Q-Dir file management

Q-Dir makes your files and folder easy to manage. Fast and easy access, with an amazing Quadruped-View technique. You don't have to renounce the usual, Drag and Drop, all Views, and other functions of your system. No!

Q-Dir gives you other nice functions, that make you happy. One can save many hand moves and also time! Q-Dir does not have to be installed and can be executed easily from the desktop. Rename Q-Dir_Installer.exe to Q-Dir.exe and GO. Q-Dir is a small famous utility for your operating system and also a USB-stick friend. 

Musim Semi Telah Tiba

Summer time is just on the corner! Insya Allah sebentar lagi kehangatan sinar mentari musim panas akan kembali kita nikmati. Seolah-olah kembali berada di pelukan mentari bumi pertiwi, rasanya sudah tidak sabar menanti summer tiba.
Walaupun sedang dalam musim semi, dari jendela saya masih bisa menyaksikan batang-batang pohon-pohon yang masih polos tanpa daun, bunga atau buahnya. Spring kali ini, belum juga saya menyaksikan atau mendapati putik-putik yang sedang merekah, atau pucuk-pucuk daun yang mulai menghijau, siap kembali merimbuni cabang dan ranting pohon. Biasanya dalam perjalanan pulang dari sekolahnya, saya dan si sulung akan memunguti ranting-ranting yang terlihat menarik. Atau jika masih tersisa daun kering, si sulung saya akan memungutinya untuk digunakan ‘lebih lanjut’, entah untuk sekadar disimpan di sela buku atau ditempel untuk mengetes bakat seninya. Saya akan selalu senang dan mendukungnya, ikut memilihkan daun mana yang pantas masuk dalam koleksinya, ranting mana yang bisa di’akali’ menjadi suvenir ala si sulung saya. Terkadang kami masih menemukan bangkai putik-putik bunga atau bakal buah. Atau bahkan hanya sekadar melihat-lihat barangkali bisa menangkap basah tupai dan kadal. Semuanya menjadi sangat menyenangkan.

Sebagai Buih, Seberapa Banyak Kita Dapat Berkontribusi Mundur?

Kasus penganiayaan yang melompat ke permukaan akhir-akhir ini, secara jangka pendek, bukan hanya harus mendorong orang untuk menyalahkan kebijakan pengizinan pengiriman TKI ke negeri Saudi.  Walau kebijakan tersebut sangat perlu dikoreksi, misalnya, pada segi format persiapan pemberangkatan, atau dengan jalan penghentian sementara atau permanen untuk transaksi tenaga kerja ke negeri tersebut, rekonstruksi jangka panjang bakal mengharuskan bangsa Indonesia untuk evaluasi diri secara total.  Mengapa peristiwa yang sifatnya orang per orang itu dapat terjadi.
Apakah cukup hanya dengan menuding suatu bangsa karena mereka disandangi dengan sebuah karakter, sehingga, karena sejumlah warga negeri terkait menjadi pelaku kekerasan, yang lain langsung diberikan vonis yang sama?  Akan menjadi sahkah kalau kita digeneralisasi secara itu juga, ketika, misalnya, ada satu Gayus berjaya dan kita se-Indonesia harus menanggung beban memakai kaus pesakitan?
Kalau kita siap memasukkan bangsa lain dalam kumpulan kambing hitam, bangsa Indonesia harus siap juga mengakui sederet fakta yang tidak enak, misalnya telah dikenalnya mereka dengan status angka kemiskinan yang masih menyolok (berapa ya?).  Sementara orang cenderung menyalahkan tabiat bangsa lain, seyogianya ada yang dapat menata meja debat dengan tema gerakan penyadaran ke arah yang lebih baik.  Kalau negara lain bisa dituding atas tuduhan telah memungkinkan pelanggaran kemanusiaan, lalu bagaimana dengan Indonesia?  Bukankah pernah ada kritikan bahwa penjualbelian manusia sudah menjadi tabiat bangsa ini pula?
Ternyata rakyat Indonesia masih jauh dari kemakmuran sehingga masih ada keinginan untuk memperdagangkan manusia-manusianya sendiri ke luar negeri.  Isu yang sudah mendekade soal kasus-kasus penculikan anak-anak untuk dijual ke sindikat pelacuran dalam dan luar negeri malah menjadi inspirasi untuk niaga manusia secara ‘legal’.
Tingkat kesejahteraan yang rendah sebenarnya hanya merupakan kilasan bukti bahwa kegiatan perekonomian individu maupun kelompok belum mengimpikan kebahagiaan bersama, masih lu-lu gue-gue.  Indonesia boleh lega sedikit ketika semangat wirausaha tampak menjamur di kalangan para warganya.  Namun apakah itu sudah menjadi tanda bahwa kita menjadi bangsa yang ‘full’ dengan rasa kebersamaan?  Kita belum pernah merasa aman bahwa, dalam mengikuti arah suatu bisnis, hukum akan menjamin hampir segalanya akan oke Ketika seorang teman menawarkan kerja sama dengan Anda, seberapa sering Anda puas menyadari bahwa teman Anda tidak sedang me-‘rip-off’ Anda?  Atau seberapa pernah kita memikirkan dampak sosial, dan juga lingkungan, yang dapat muncul dari transaksi-transaksi yang ada?
Memanfaatkan situasi atau hiruk-pikuk pembangunan dengan jalan aktif berdagang dan membuka usaha tentunya sangat sah-sah saja, dan bahkan wajib hukumnya, menurut kebanyakan agama dan sistem hidup yang kita anut.  Tetapi hendaknya hal itu di-plus-kan dengan fasilitasi bagi pembinaan orang-orang lain yang juga perlu untuk maju.  Di suatu majalah keluarga, ada ulasan tentang ikatan dengan sesama atau kerabat yang jika dinafikan akan membuat kita bagai mayat berjalan.  Mati rasa akan menjadikan tidak ada manfaat perbuatan kita yang bakal dirasakan oleh orang lain secara umum.
“Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al-Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama) Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” (QS al-Hadiid, ayat 25)
“Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengambang. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang benar dan yang bathil. Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan.” (QS ar-Ra’d, ayat 17)

Pasukan Kuning

wah hebat betul pasukan kuning-nya pemda, mereka dengan cekatan melenyapkan berton-ton sampah diseputaran kota wonosobo hanya dalam beberapa jam
memang betul kota ini kotapegunungan bersih dan Asri

kota ini

kalau dikota lain jarang memakai pelindung dada, malam hari keluar memakai motor disarankan memakainya

Merendah

merendah tidak selalu dibawah, bahkan saat itu anda diatas

Think one

I think have a wide farm - is so cool then to be employee, how abaout you

wonosobo

Mie ongklok hmmmm nice noodles nikmati kelezatannya hanya di kota pegunungan wonosobo, jangan lupa mampir ke dieng atau telaga menjer